Halo semua, Saat ini saya sedang menempuh dan mengambil mata kuliah Research Writing I. Mata kuliah ini bukan sekadar kelas biasa, melainkan sebuah "bengkel" intensif untuk mematangkan proposal tesis saya.
Seluruh sesi perkuliahan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom, yang menurut saya sangat efisien namun tetap interaktif. Salah satu momen yang paling berkesan adalah sesi bedah proposal, di mana kami ditantang untuk berpikir kritis terhadap ide sendiri. Di kelas ini, saya tidak hanya duduk mendengarkan teori, tetapi diajak untuk langsung membedah struktur penelitian saya hingga ke akar-akarnya.
Saya ingat betul betapa menantangnya proses meruncingkan rumusan masalah (problem statement) yang awalnya terlalu luas menjadi lebih tajam dan terukur. Dosen pengampu memberikan masukan yang sangat detail mengenai pemilihan metodologi yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian saya. Proses dialektika ini kadang melelahkan karena harus merombak ulang kerangka berpikir, namun hasilnya sangat sepadan. Diskusi dengan dosen dan teman-teman sekelas seringkali membuka perspektif baru yang tidak terpikirkan sebelumnya, mengubah kebingungan menjadi kejelasan yang solid untuk langkah selanjutnya.
Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa tesis bukan hanya soal menyelesaikan tugas akhir, tapi tentang bagaimana menyusun argumen yang logis dan berkontribusi pada keilmuan sistem informasi.